Mengejutkan! Dirampok Kawanan Bersenjata, Pria Ini Malah Suruh Penjahat Tembak Istrinya, Apa Alasannya ?
Ziwipedia - Ketika seseorang sedang dihadapi didalam kondisi "Hidup atau Mati" tentu, kebanyakan orang akan melakukan berbagai hal yang mana bertujuan agar nyawanya selamat, dan juga nyawa orang-orang yang mereka cintai. Seseorang pria bernama Tommy Jones (50) dan juga istrinya bernama Abbey (49) tidak pernah sekalipun berfikir macam-macam.
Lihat : Protes dengan Dokter yang Tertidur di Jam Kerja, Pria Ini Mendapat Balasan Tak Terduga!
Lihat : Mengejutkan! Aksi Tiga Bocah Kampung ini, Disebut Kalahkan Young Lex
Pada saat mereka akan pergi ke sebuah bank, pada bulan Mei lalu. Namun, Nass Bank yang mereka datangi yakni Bank Lloyds yang terletak di kota Lipjook, Hantsm U.K ini, tiba-tiba saja diserang oleh sekelompok perampok yang bersenjata. Sebagai usaha yang dilakukan oleh Tommy untuk mengalihkan perhatian si perampok adalah dengan cara berteriak
"Tembaklah istriku! dia sama sekali tidak berarti apa-apa untukku!".
Lalu lantas si perampokpun merasa kebingungan akan itu semua, dan melihat si Tommy dan Istrinya secara berganti-gantian. Disana Istri Tommy merasa sangat begitu terkejut, dengan apa yang dikatakan oleh Tommy, dia sama sekali tidak mengeri apa yang dikatakan oleh suaminya mengenai ucapan yang sangat begitu beresiko tersebut.
Melihat keadaan si perampok yang merasakan kebingungan, dengan sigap akhirnya Tommy berhasil meringkus si perampok. Perampok yang memegang sebuah senjata di tangannya itu, akhirnya tersungkur dilantai dan dapat diringkus.
Namun sayang, aksi yang dilakukan oleh Tommy itu tidak berjalan dengan mulus. Tommy akhirnya tertusuk dan tertembak oleh senapan pada bagian wajahnya, oleh si rekan perampok tadi. Baik Tommy maupun Abbey akhirnya mereka berangsur-angsur membaik setelah kejadian yang begitu traumatis tersebut.
Pria yang berusia 50 tahun itu, masih memiliki sebutir peluru senapan yang tertanam dikepalanya, namun ia masih dalam kondisi baik-baik saja. Tommy juga minta maaf kepada istrinya itu, mengenai apa yang telah ia katakan pada saat tersebut. Dan sang istripun juga memahami apa maksud sebenarnya dari perkataan suaminya itu.
Yang dilakukan oleh suaminya adalah untuk demi kebaikan dan kebersamaan bersama. Perampok tersebut yang pada akhirnya diketahui bernama Jonathan Pay, akhirnya berhasil ditangkap dan dijatuhkan penjara selama 17 tahun. Kabar baikpun, diterima oleh Tommy, yakni ia berhasil mendapatkan penghargaan atas keberanian yang ia lakukan oleh polisi dari Hampshire, U.K.
Sumber : tribun



