Protes dengan Dokter yang Tertidur di Jam Kerja, Pria Ini Mendapat Balasan Tak Terduga!
Ziwipedia - Menggerutu memang menjadi sebuah tindakan yang wajar dari seseorang. Biasanya prilaku seperti ini, terjadi pada saat seseorang merasakan gelisah akan sesuatu hal, dan juga seolah-olah ingin protes dengan keadaan sekitar yang sama sekali tidak wajar menurunya.
Lihat : Mengejutkan! Aksi Tiga Bocah Kampung ini, Disebut Kalahkan Young Lex
Lihat : Tanpa Operasi Plastik! Gadis Brasil Ini Super Mirip Dengan Boneka Barbie, Bikin Heboh!
Namun dari itu semua, alangkah lebih baik, jika seseorang tersebut, terlebih dahulu melihat dan menyimak secara baik-baik, mengenai apa yang sedang ia lihat di saat itu. jangan sampai, melakukan sesuatu hanya karena emosi yang sesaat saja, dan sama sekali tidak menggunakan akal sehat, pada kondisi yang seperti itu.
Semua itu menimpa seseorang blogger yang berasal dari Meksiko. Baru-baru ini, ia sempat memposting beberapa foto, yang memperlihatkan beberapa karyawan yang berasal dari rumah sakit di Monterrey, Meksiko yang sedang tertidur disaat jam tugas atau jam kerjanya.
Ia telah memposting foto tersebut, ke sosial medianya dan sekaligus memberikan kritikan terhadap kinerja dari para petugas yang ada di rumah sakit tersebut. Setelah mengetahui tindakan dari si blogger tersebut, akhirnya para doktor di seluruh dunia ikut turun tangan guna untuk membela rekan kerjanya itu. Cara pembelaan yang dilakukan oleh para dokter tersebut cukuplah unik.
Para dokter sengaja mengunggah foto mereka yang sedang tertidur setelah melakukan pergantian shift yang sangat melelahkan tersebut. Dokter-dokter ini juga ikut memeriahkannya dengan menggunakan tanda pagar #YoTambienMeDormi atau dalam bahasa Spanyol bisa diartikan sebagai "Aku Juga Tertidur".
Sekedar diketahui, pada tahun 1980-an lalu ada sebuah kasus yang cukup besar yang mana telah mengakibatkan kematian seseorang yang berprofesi sebagai petugas dari sebuah rumah sakit, dia bernama Libby Zion, yang mana dia meninggal karena kelelahan dirumah sakit tersebut.
Itu semua akhirnya dapat memberikan bukti, bahwa jam kerja dari para dokter yang terlalu banyak maka akan menimbulkan keresahan. Dari situlah lahir sebuah undang-undang yang bernama Libby Zion Law, yang mana isinya tentang pembatasan jam kerja para dokter dan juga petugas yang ada dirumah sakit.
Dan inilah beberapa postingan dari blogger asal Meksiko yang saat itu masih pukul 3 pagi.
Blogger tersebut mengatakan bahwa seharusnya dokter-dokter masih melakukan pekerjaan mereka. Siblogger itu juga menambahkan tulisan yang menceritakan bahwa puluhan pasien sedang membutuhkan perawatan dari para petugas rumah sakit.
Dan akhirnya muncullah seorang dokter yang berasal dari Meksiko yang bernama Juan Crlos, dia menanggapi si blogger tersebut dengan mengunggah tweet menggunakan hashtag ##YoTambienMeDormi atau saya juga sudah tertidur.
Médicos latinoamericanos marcan tendencia en las redes sociales con #YoTambiénMeDormí ► http://t.co/xYHzDiUesC pic.twitter.com/IhRx65soiQ— EcuadorTV (@EcuadorTV) May 14, 2015
#YoTambienMeDormi 36 horas seguidas de trabajo sin parar son imposibles sin 10 minutos de descanzo pic.twitter.com/kN3dRlSCyZ— MD. Pao Pérez (@pao_perezf) May 16, 2015
— caro Leyva (@caroleyva) May 9, 2015
#LoMejorDeLaSemana#YoTambiénMeDormí respondieron médicos en todo México http://t.co/oNWooBdT7u pic.twitter.com/YYKIYpn9K0— Proyecto Diez (@ProyectoDiez) May 10, 2015
— Sebastian Alzate (@sebasmed85) May 10, 2015
Dan tak berselang lama, akhirnya muncul dokter-dokter lain yang ikut membela. Dokter-dokter diseluruh dunia juga banyak yang tetap bekerja walaupun sudah melebihi batas jam kerjanya.
Bahkan ada beberapa dokter yang bekerja selama 36 jam shift atau kerja selama 80 jam setiap minggunya.
Sumber : tribun





