Remaja Ini Mengalami Hal Mengejutkan Selama Menstruasi, Dokter Temukan Fakta Mengerikan!
Ziwipedia - Menstruasi memang terkadang menjadi sebuah hal yang cukup mengganggu bagi kebanyakan perempuan. Rasa nyeri emosi dan sakit yang ditimbulkan dari menstruasi yang sering naik dan turun, terkadang menjadi penghalang terbesar dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Peristiwa menstruasi biasanya terjadi selama kurang lebih seminggu untuk tiap 1 bulan sekali.
Lihat : Temukan Ini dari Paus, Nelayan Asal Oman Tak Menyangka Akan Jadi Milyuner Mendadak!
Lihat : Viral! Inilah 4 Modus Pelanggar Hadapi Razia, bikin kamu senyum-senyum
Jika seandainya seorang wanita mengalami menstruasi dalam usia yang sudah ditetapkan, berarti kondisi tubuhnya masih berjalan normal. Namun akan tetapi, semua itu berbeda dengan remaja satu ini asal Perth, Australia. Dia adalah Chloe Christos yang pertama kali merasakan menstruasi pada usia 14 tahun. Namun akan tetapi, darah dari peristiwa menstruasi tersebut tak berhenti setelah 1 minggu, melainkan selalu terus keluar selama lima tahun lamanya.
Chloe Christos sendiri berkata "hari demi hari, aku selalu dirawat oleh ibuku. Aku tidak dapat melakukan apapun. Aku juga sering pingsan. Tekanan dari darahku juga sangat lemah. Dan aku tidak disarankan untuk keluar rumah" ungkap Chloe Christos.
Darah yang keluar dari tubuh Chloe Christos-pun tidaklah normal. Jika biasanya perempuan yang sedang dalam masa menstruasi mengeluarkan sebanyak 60ml dalam 1 periode, Chloe malah mengeluarkan jauh lebih banyak yakni berkisar 473 ml dalam waktu 4 hari saja.
Ketika ia berusia 19 tahun, Chloe akhirnya benar-benar menemukan seorang dokter yang begitu peduli akan kondisi yang ia alami, dan lebih bisa untuk mendiagnosis penyakitnya dengan begitu baik. Dari sana, ia baru menyadari bahwa dirinya telah menderita penyakit Von Willebrand, yang mana itu adalah sebuah penyakit darah turunan, yang hampir sama dengan hemofilia.
Pada kondisi itu, sangat sulit sekali untuk membuat darah menjadi menggumpal dan berhenti. Walaupun penyakitnya telah didiagnosis, tak lantas semua itu bisa membuat masalah Chloe hilang dengan begitu saja. Setiap harinya ia hanya bisa mengkonsumsi obat-obatan untuk penyakit yang ia derita. Ada pula ditemui obat yang mampu menghentikan darah selama kurang lebih 12 jam lamanya, namun harus ia minum secara teratur, meskipun itu semua tidaklah selalu berhasil.
Pada saat ia remaja, dokter juga sempat memberikan pilihan kepadanya apakah ia mau dalam menjalani histerektomi. Namun akan tetapi, dia sama sekali tidak menginginkan kehilangan kemampuannya dalam memiliki anak. Sekarang ia ia sudah menginjak usia 27 tahun.
Dan pada akhirnya Chole mau untuk mengunjungi pusat pengobatan hemofilia guna untuk mengikuti pengobatan eksperimen, dimana biasanya teknik ini hanya dilakukan kepada kaum pria yang mengalami kelainan penggumpalan darah. Chloe harus, menyuntikkan dirinya dengan obat didalam 1 bulan sekali.
Dan sejauh ini, hasil yang ia peroleh cukup luar biasa. Untuk pertama kali didalam hidupnya, ia berhasil dalam menjalani siklus menstruasi yang normal kembali. Pada saat ini, situasi itu bisa menuntun dirinya dalam menjalani hidup normal. Chloe sempat mengabadikan pada saat membantu wanita yang mengalami kondisi yang sama dengannya.
"Aku akan terus berkontribusi kapanpun aku bisa dalam membantu mengedukasi serta membuat dunia berhati-hati. Guna bisa untuk mencegah orang lain mengalami hal yang serupa denganku." Ungkapnya di LittleThings.
Sumber : Tribun






